Obat Diabetes Melitus

Kasus Penyakit Diabetes Melitus di dunia

Apakah anda pernah mendengar penyakit diabetes melitus ? atau bahkan anda dan keluarga anda sekarang sedang bermasalah dengan penyakit yang satu ini.

Kasus penderita penyakit diabetes melitus dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan secara drastis, dan menjadi penyebab kematian terbesar nomor lima di dunia.Juga di Indonesia kasus diabetes meningkat tajam tiap tahunya.


 

 

Hari ini, 9,1 juta penduduk Indonesia hidup dengan
diabetes,”
ujar Profesor Nam Cho, Ketua
International Diabetes Federation untuk kawasan Asia Pasifik (IDF-WPR)

Kasus
Penderita Diabetes Di Dunia

Kasus
Penderita diabetes di Indonesia

·

  • Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia(WHO) melaporkan, jumlah kematian akibat penyakit tersebut di seluruh dunia adalah 3,2 juta orang per tahun. Itu artinya, setiap menit, 6 orang meninggal dunia akibat diabetes.
  • Dunia menghadapi peningkatan besar-besaran penyakit diabetes yang sekarang diderita satu dari 11 warga dewasa, kata
    Badan Kesehatan Dunia WHO.
  • Lewat sebuah laporan penting, WHO
    memperingatkan kasus penyakit ini meningkat empat kalinya dari 108 juta di tahun 1980 menjadi 422 juta orang di tahun 2014. Penyakit ini menjadi penyebab utama kematian, terkait dengan 3,7 juta kematian di dunia setiap tahuSnnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·

  • Hari ini, 9,1 juta penduduk Indonesia hidup dengan diabetes,” ujar Profesor Nam Cho, Ketua International DiabetesFederation untuk kawasan Asia Pasifik (IDF-WPR), dalam pernyataan untukdisiarkan pada peringatan Hari Diabetes Dunia, saban 14 November.
  • Besaran angka tersebut, kata Nam dalam penjelasan sehari sebelumnya,menempatkan Indonesia dalam posisi kelima dunia. “Naik dua peringkat dari tahun lalu,” katanya dalam diskusi di Hotel JW Marriot, Kamis, 13 November 2014.
  • Hanya dalam satu tahun, jumlah penderita diabetes di Indonesia melonjak 500 ribu orang. Diperkirakan pada 2035 nanti, ada sekitar 14,1 juta penduduk Indonesia yang menderita diabetes.
  • Lonjakan angka ini jelas akan membebani anggaran kesehatan. Pakar kesehatan masyarakat, Profesor Hasbullah Tabrany,mengatakan pembiayaan akan habis untuk membayar penyakit-penyakit yang menyertai diabetes. “Yang paling banyak adalah gagal ginjal,” ujar dosen di Universitas Indonesia ini.
  • Mereka yang gagal ginjal setidaknya butuh Rp 125 juta setahun per orang.
  • Kalau dihitung 5 persen saja dari total penderita diabetes gagal ginjal dan perlu cuci darah, setidaknya butuh Rp 15 triliun per tahun untuk membiayai mereka. Nilainya nyaris sepertiga anggaran untuk Kementerian Kesehatan yang tahun ini mendapat Rp 47,4 triliun.
  • Menurut Hasbullah, diabetes banyak diabaikan masyarakat karena dianggap sebagai bagian takdir. “Ini penyakit juga tanpa gejala yang menyakitkan di awal kemunculan,” ujarnya. Dengan demikian, saat sudah komplikasi baru sadar bahwa mengganggu semua organ. Biaya tak hanya akan mendera penderita, tapi juga keluarga dan lingkungan. Yang sayangnya, Indonesia belum ada kajian tentang potensi kerugian biaya akibat diabetes.

Pengertian Penyakit Diabetes

Pengertian menurut kamus bahasa Wikipedia:

Diabetes melitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance)(sumber Wikipedia )

Pengerian Menurut Istilah Kedokteran :

Diabetes (diabetes melitus) adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal

Kadar Gula Darah Normal Menurut WHO :

  • Ketika orang sedang melakukan puasa kadar gula normal dalam tubuh adalah 4 – 7 mmol/I atau setara dengan 72 – 126 mg/dL
  • Sedangkan setelah kurang lebih 90 menit kita makan, kadar gula darah yang normal dalam tubuh adalah 10 mmol/I atau setara 180 mg/dL
  • Dan pada malam hari kadar gula darah yang normal dalam tubuh kita adalah 8 mmol/I atau setara 144 mg/dL

Efek Kelebihan dan Kekurangan kadar gula pada tubuh

Seusai makan, sistem
pencernaan Anda akan memecah karbohidrat menjadi gula atau glukosa yang bisa
diserap oleh aliran darah. Zat tersebut sangat penting untuk sumber energi
sel-sel tubuh Anda. Darah mengalirkan zat gula ini menuju sel-sel tubuh guna
menjadikannya energi
.

 

Efek kadar gula Lebih

Efek kadar Gula Kurang

Tips mempertahankan kadar gula normal

  • Bobot tubuh berkurang.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Tubuh lelah.
  • Haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Mudah gelisah.
  • Penglihatan buram.
  • Kulit
    mengering, memerah dan terasa panas.
  • Sering
    infeksi gigi.

(sumber Situs kesehatan online terbesar Indonesia Alodokter)

  • ·ubuh lemas.
  • ·Kulit pucat.
  • ·Berkeringat.
  • ·Kelelahan.
  • ·Kelaparan.
  • ·Gelisah.
  • ·Sulit berkonsentrasi.
  • ·Mudah marah.
  • ·Kesemutan di area mulut.
  • ·Tidak mampu berdiri atau berjalan.
  • ·Kejang.
  • ·Jantung berdebar.
  • Olahraga rutin.
    Dengan rutin berolahraga, Anda bisa menstabilkan gula darah
    . Lakukan olahraga setidaknya 2,5 jam per minggu secara teratur. Anda bisa melatih kekuatan otot-otot tubuh karena peranannya dalam
    menggunakan dan menyimpan gula sangat besar. Hal tersebut bisa membuat kadar gula darah tetap normal. Namun ingat, jangan berlebihan melakukan
    aktivitas fisik karena hal tersebut bisa memicu hipoglikemia.
  • Perhatikan asupan. Anda diperbolehkan untuk mengonsumsi karbohidrat namun batasi porsinya.
    Karbohidrat yang bisa Anda pilih yaitu ubi, pasta dari biji-bijian utuh,
    dan nasi merah. Makanan lain yang bagus untuk Anda konsumsi yaitu
    kacang-kacangan seperti almond, ikan salmon, daging dada ayam tanpa
    kulit, brokoli, bayam, dan kayu manis.
  • Makan tepat waktu.
    Jangan melewatkan waktu makan Anda, terutama sarapan. Jika hal ini terjadi, rasa lapar akan
    meningkat di jam makan berikutnya. Hasilnya Anda akan makan secara
    berlebihan, kemudian naiklah gula darah Anda. Makan tiga kali sehari
    ditambah dua camilan bernutrisi di sela-sela jam makan bisa membantu
    gula darah tetap normal.
  • Hindari stres. Jika Anda mengalami stres segera atasi karena kondisi ini bisa membuat kadar gula darah Anda meningkat.
  • Selalu sedia camilan manis. Untuk berjaga-jaga, selalu bawa camilan manis
    seperti permen, guna mencegah kadar gula darah menurun drastis.

Pembagian Penyakit Diabetes

Semua sel dalam tubuh manusia membutuhkan glukosa agar dapat berfungsi dengan normal dan kadar gula dalam darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin. Jika tubuh kekurangan insulin atau sel-sel tubuh menjadi resistan terhadap insulin, kadar gula darah akan meningkat drastis akibat penumpukan. Inilah yang terjadi saat seseorang menderita diabetes (diabetes melitus)

PEMBAGIAN PENYAKIT DIABETES

Pengertian

Gelaja

Penyebab

Diagnosis

Komplikasi

Pengobatan

 

Prediabetes

adalah istilah untuk
tahap penanda awal dari penyakit diabetes tipe 2

ketika level gula darah
mulai melebihi batas normal, namun belum terlalu tinggi untuk dapat
dikategorikan sebagai penyakit diabetes tipe 2.

Kondisi prediabetes
meliputi

Toleransi Glukosa
Terganggu (TGT) dan

Gula Darah Puasa
Terganggu (GDPT).

Beberapa gejala umum diabetes tipe 2 juga menjadi pertanda
prediabetes yang perlu diwaspadai, seperti 3P atau poliuria (sering kencing),
polidipsia (sering haus), dan polifagia (sering makan).

Kelelahan dan pandangan
menjadi buram juga dapat dikeluhkan.

Gejala prediabetes juga dapat tidak terlihat pada penderita, atau
sebaliknya, dapat berupa area kulit yang berwarna kegelapan pada buku-buku
jari, siku, ketiak, leher, atau lutut.

. Perempuan yang mengalami diabetes kehamilan atau melahirkan bayi
yang beratnya melebihi 4,1 kilogram juga patut melakukan pemeriksaan kadar
gula darah untuk mengetahui risiko yang bisa dialaminya.

Beberapa kondisi lain, seperti ukuran pinggang, kebiasaan tidur,
sindrom ovarium polikistik, level kolesterol HDL atau trigliserida yang
tinggi, serta sebagian etnis tertentu juga memiliki risiko mengidap
prediabetes.

Penyebab pasti
prediabetes belum diketahui. Namun, faktor genetik dan riwayat keluarga
berperan penting terhadap terjadinya prediabates

seperti tekanan darah
tinggi, sejarah diabetes tipe 2 di dalam keluarga, kelebihan berat badan,
jarang berolahraga, serta berusia di atas 45 tahun.

Prediabates terjadi ketika proses pengolahan glukosa tidak berjalan dengan
baik, seperti saat kelenjar pankreas tidak mengeluarkan jumlah hormon insulin
yang cukup atau pada kondisi resistensi insulin.

 Tes gula darah
tanpa puasa ataupun tanpa pemberian gula pada pasien.

Tes gula
darah puasa. Tes ini dilakukan setelah pasien berpuasa setidaknya 8 jam atau
semalaman. Batasan yang mengindikasikan prediabetes berada di antara 100-125
mg/dL atau 5,6-6,9 mmol/L.

TTGO atau Tes Toleransi Glukosa Oral. Tes ini
dilakukan dengan cara mengambil sampel darah sesudah pasien berpuasa selama
delapan jam atau semalaman penuh.

Pasien kemudian diminta untuk mengonsumsi larutan
gula sebelum sampel darah diambil kembali dua jam kemudian.

Kadar gula
darah dapat dikatakan normal jika hasil tes darah kurang dari 140 mg/dL atau
7,8 mmol/L. Sementara batasan yang mengindikasikan prediabetes adalah level
gula darah berada di antara 140-199 mg/dL atau 7,8-11 mmol/L.

Pola hidup yang sehat merupakan salah satu cara menjaga kadar gula tetap
normal dan menjauhkan prediabetes dari kehidupan Anda.Memulai kebiasaan makan yang sehat dengan cara memilih menggunakan bahan
makanan yang rendah kalori dan tinggi serat, seperti sayur-sayuran,
buah-buahan, dan biji-bijian utuh dapat menjadi langkah awal yang baik.Cobalah lakukan kegiatan fisik intensitas sedang minimal lima hari dalam
seminggu, masing-masing sesi dilakukan selama 30-60 menit.Mulailah dengan memperbanyak berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.Anda sebaiknya juga menambahkan
latihan kekuatan, seperti latihan beban, dua kali dalam seminggu.Selain membuat tubuh menjadi lebih aktif, aktivitas fisik juga dapat
membantu mengurangi berat badan bila Anda kelebihan berat badan.Perubahan pola hidup ini tidak hanya menjauhkan dan mencegah prediabetes,
namun dapat mencegah perkembangan diabetes tipe 2, dan bahkan berguna pula
bagi yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini.Beberapa pengobatan juga dapat direkomendasikan oleh dokter untuk membantu
pasien yang berisiko tinggi terkena diabetes. Walaupun tidak sepenuhnya
mencegah prediabetes maupun diabetes, obat-obatan diabetes sebaiknya
dikonsumsi sesuai dengan anjuran dokter.Obat-obatan penjaga tekanan darah tinggi dan kolesterol juga sebaiknya
digunakan sesuai dengan kebutuhan. Pengobatan alternatif, seperti suplemen
diet atau terapi yang menggunakan zat tertentu (chromium, magnesium, ginseng,
dst) sebaiknya dilakukan hanya setelah melalui konsultasi dengan dokter Anda.Jadikan kebiasaan pola hidup sehat yang telah terbangun sebagai pengingat
diri Anda sendiri terhadap bahaya prediabetes dan diabetes, serta mencegah
komplikasi-komplikasi berat yang dapat ditimbulkan penyakit ini.

Penderita diabetes tipe 1

sangat bergantung pada
insulin. Tipe ini juga terkadang dikenal dengan istilah diabetes ‘remaja’
karena umumnya menyerang pasien di bawah usia 40 tahun terutama pada masa
remaja

Gejala :

  • Sering
    merasa haus.
  • Sering
    kelelahan.
  • Sering
    buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Berkurangnya
    massa otot (pada penderita diabetes tipe 1).
  • Turunnya
    berat badan (pada penderita diabetes tipe 1).
  • Sering
    merasa lapar.
  • Rasa
    gatal serta infeksi ragi di sekitar vagina atau penis.
  • Turunnya
    berat badan dan massa otot.
  • Pandangan
    kabur karena perubahan bentuk lensa pada mata.
  • Infeksi
    kulit.

Penyebab :

Organ pankreas dalam
tubuh penderita diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin sehingga penderita
harus menerima suntikan insulin tiap hari.

Insulin sangat penting
karena berfungsi untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Kadar gula darah
yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan kerusakan serius pada organ-organ
tubuh.

Diagnosis :

Tes Urin dan Glukosa Darah
untuk Menentukan Kandungan Glukosa

Dokter
biasa akan meminta Anda untuk menjalani tes urin dan tes darah. Sampel urin

Anda akan
dites untuk memeriksa kandungan glukosanya. Urin normal tidak mengandung
glukosa (kencing manis), tapi zat tersebut akan menumpuk dan mengalir ke ginjal
serta urin jika Anda menderita diabetes.

Dokter
juga biasanya akan memeriksa apakah ada kandungan keton (senyawa yang
mengindikasikan diabetes tipe 1) dalam urin Anda.

Jika
terdapat glukosa dalam urin, Anda biasanya akan dianjurkan untuk menjalani tes
darah guna memastikan diagnosis diabetes. Sampel darah Anda umumnya diambil
sebanyak dua kali, yaitu glukosa puasa dan dua jam setelah makan.

Sampel
darah untuk tes glukosa puasa akan dilakukan pada pagi hari setelah Anda
berpuasa selama maksimal 12 jam.

Anda
kemudian akan diberikan segelas minuman yang mengandung kadar gula yang telah
ditentukan.

Tepat dua
jam setelahnya, sampel darah Anda akan kembali diambil untuk tes glukosa guna
mengevaluasi aktivitas insulin dalam tubuh.

 

Komplikasi :

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Kerusakan Saraf
(Neuropati)

Kelebihan
glukosa darah dapat merusak pembuluh darah halus dan saraf.

Hal ini
dapat menyebabkan sensasi kesemutan atau terbakar yang biasa berawal dari
ujung jari tangan dan kaki, lalu menyebar ke bagian tubuh lain.

Kerusakan
saraf atau neuropati
yang menyerang sistem pencernaan dapat menyebabkan rasa mual, muntah, diare, atau konstipasi.

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Masalah Kaki

Sesuatu
yang biasa terlambat kita sadari, yaitu kerusakan pada saraf atau
terhambatnya aliran darah pada kaki bisa meningkatkan risiko terjadinya
komplikasi kesehatan pada kaki.

Jika
dibiarkan, luka serta goresan kecil pada kaki penderita diabetes dapat
berkembang menjadi infeksi serius.

Penderita
yang telah mengalami kerusakan saraf sebaiknya memeriksakan kakinya tiap hari
dan mengkonsultasikan perubahan yang dirasakan kepada dokter.

Komplikasi
pada kaki yang harus Anda waspadai adalah:

  • Luka
    yang tidak kunjung sembuh.
  • Kulit
    yang terasa panas saat disentuh.
  • Periksakanlah
    kaki Anda ke dokter secara rutin tiap tahun.

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Penyakit Jantung
serta Stroke

Penderita
diabetes memiliki risiko lima kali lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung atau stroke.

Kadar gula darah yang tidak seimbang dan
dibiarkan cukup lama akan meningkatkan risiko aterosklerosis, yaitu
penyempitan pembuluh darah yang biasanya terjadi akibat akumulasi kolesterol.

Komplikasi
ini memiliki risiko-risiko berikut:

  • Menghambat
    aliran darah ke jantung dan menyebabkan serangan angina(angin
    duduk). Serangan angina diindikasikan dengan adanya sakit dada yang
    terasa menekan.
  • Menyebabkan
    serangan jantung atau stroke karena meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh
    darah pada jantung atau otak.

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Penyakit Ginjal
(Nefropati)

Ginjal
memiliki jutaan pembuluh darah halus yang menyaring limbah dari darah.

Jika pembuluh darah halus tersebut tersumbat
atau bocor, kinerja ginjal Anda akan menurun.

Kerusakan
parah pada ginjal dapat menyebabkangagal ginjal.

Jika Anda
mengalami gagal ginjal, Anda akan membutuhkan dialisis (cuci darah) atau
bahkan transplantasi ginjal.

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Disfungsi Seksual

Diabetes
dapat merusak pembuluh darah halus serta saraf. Karena itu, para penderita
diabetes pria (terutama yang merokok) dapat mengalami disfungsi ereksi.

Gangguan ini biasanya dapat diatasi dengan
obat-obatan.

Penderita
diabetes wanita juga dapat mengalami gangguan disfungsi seksual, seperti:

  • Kepuasan
    seksual yang menurun
  • Kurangnya
    gairah seks
  • Gagal
    mencapai orgasme
  • Rasa
    sakit saat berhubungan intim
  • Vagina
    yang kering

Penderita
diabetes wanita yang mengalami kekurangan cairan vagina atau merasa sakit
saat berhubungan intim dapat menggunakan pelumas atau gel.

Diabetes Tipe 1 dan Komplikasi Keguguran serta
Kelahiran Mati

Kadar gula
darah yang tinggi dapat membahayakan sang ibu maupun bayi.

Risiko keguguran dan
kelahiran mati akan meningkat jika diabetes ibu hamil tidak ditangani dengan
saksama.

Kadar gula
darah yang tidak dijaga dengan baik pada masa awal kehamilan sang ibu juga
bisa mempertinggi risiko cacat lahir.

Ibu hamil
yang menderita diabetes dianjurkan untuk memeriksakan kondisi diabetesnya
secara teratur ke rumah sakit atau klinik.

Konsultasi
rutin ini akan mempermudah dokter untuk memantau kadar gula darah sang ibu
dan mengendalikan dosis insulin yang harus diberikan.

Pengobatan :

Langkah Pengobatan dengan Insulin

Organ
pankreas dalam tubuh penderita diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin
sehingga penderita harus menerima suplai insulin dari luar setiap hari.

Insulin
sangat penting karena berfungsi untuk menyeimbangkan kadar gula darah.

Kadar yang
terlalu tinggi dan rendah dapat mengakibatkan kerusakan serius pada organ
tubuh.

Ada
beberapa jenis insulin yang bisa digunakan. Di antaranya:

  • Insulin
    kerja cepat yang efeknya tidak bertahan lama, tapi bereaksi cepat.
  • Insulin
    kerja singkat yang efeknya dapat bertahan maksimal delapan jam.
  • Insulin
    kerja panjang yang efeknya dapat bertahan maksimal sehari.

Pengobatan
untuk penderita diabetes mungkin menggunakan kombinasi dari jenis-jenis
insulin di atas.

Insulin
lewat suntikan

Cara
pemberian insulin yang paling umum adalah lewat suntikan.

Cara ini
dipilih karena jika diminum dalam bentuk tablet, insulin akan dicerna dalam
perut seperti makanan dan tidak bisa masuk ke dalam darah.

Pada tahap
awal pemakaian, dokter biasanya akan membantu Anda untuk menyuntikkan
insulin. Lalu Anda akan diajari cara menyuntik dan menyimpan insulin serta
membuang jarum dengan aman.

Ada dua
metode yang biasanya digunakan untuk memberikan suntikan insulin, yaitu lewat
jarum dan alat suntik atau pena.

Penderita
diabetes umumnya membutuhkan dua suntikan per hari.

Dokter
atau perawat juga biasanya mengajarkan cara pemakaiannya pada teman dekat
atau keluarga Anda.

Insulin
dengan terapi pompa

Alternatif
lain untuk menyuntikkan insulin adalah dengan pompa insulin.

Alat
penampung insulin ini berukuran kecil. Selang kecil lengkap dengan jarum di
ujungnya akan menghubungkan pompa ke tubuh Anda.

Jarum
tersebut umumnya dimasukkan ke tubuh lewat perut, tapi ada juga yang
memasukkannya lewat pinggul, paha, bokong, atau lengan.

Pompa ini
akan menyalurkan insulin ke aliran darah dengan takaran yang bisa diatur
sehingga Anda tidak perlu melakukan suntikan insulin lagi.

Tetapi
Anda tetap harus waspada dan memantau kadar gula darah dengan saksama untuk
memastikan Anda menerima takaran insulin yang tepat.

Pompa
insulin sangat praktis dan dapat digunakan oleh penderita diabetes tipe 1
dewasa, remaja, dan anak-anak (dengan pengawasan orang dewasa).

Tetapi
tidak semua orang cocok menggunakannya. Pompa ini biasanya dianjurkan untuk
penderita diabetes yang sering mengalami hipoglikemia(kadar
gula darah rendah).

Alat ini
juga belum digunakan secara luas di Indonesia karena harganya yang mahal.

Pemantauan Kadar Gula Darah

Menjaga kadar gula darah agar tetap seimbang

Tujuan
utama dari pengobatan diabetes adalah menjaga keseimbangan glukosa darah.

Anda bisa
melakukannya dengan pengobatan insulin dan pola makan sehat, tetapi untuk
memastikan kadar gula darah yang normal,

Anda
membutuhkan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin.

Beberapa
faktor yang bisa memengaruhi kadar gula darah Anda adalah:

  • Stres.
  • Frekuensi
    dan intensitas olahraga.
  • Penyakit
    lain seperti pilek
    atau batuk.
  • Meminum
    obat lain.
  • Konsumsi
    minuman keras.
  • Perubahan
    jumlah hormon selama menstruasi.

Pemeriksaan
kadar gula darah sendiri dapat dilakukan lewat tes darah sederhana dengan
tusukan kecil di jari.

Tes ini umumnya dianjurkan bagi para
penderita diabetes.

Anda
mungkin perlu melakukannya sebanyak empat kali atau lebih dalam sehari.

Tipe pengobatan insulin yang Anda jalani
akan memengaruhi frekuensi tes yang dibutuhkan.

Dokter
juga akan menjelaskan tentang kadar gula darah yang ideal.

Takaran
glukosa darah yang normal adalah:

  • 80-100
    mg/dL sebelum makan.
  • 80-144
    mg/dL sesudah makan (diperiksa tepat dua jam setelah makan).

Milligrams/deciliter
(mg/dL)
adalah satuan untuk kadar gula darah yang digunakan secara umum di Indonesia.

Karena itu
Anda sebaiknya berhati-hati dan memastikan satuannya terlebih dulu saat
membeli alat tes glukosa darah.

Pemeriksaan
kadar gula darah secara teratur

Selain
pemantauan sendiri yang dilakukan tiap hari, Anda dianjurkan untuk menjalani
pemeriksaan kadar gula darah tiap 2-6 bulan sekali.

Proses ini
akan menunjukkan keseimbangan kadar gula darah Anda serta tingkat keefektifan
jenis pengobatan yang Anda jalani.

Pemeriksaan
penunjang lainnya adalah tes HbA1c.

Pemeriksaan
ini berbeda dengan tes glukosa puasa dan sesudah makan yang menunjukkan
konsentrasi glukosa darah pada saat diukur saja.

Tes ini
akan menggambarkan pengendalian konsentrasi glukosa darah dalam dua hingga
tiga bulan terakhir.

Ketika
tubuh sedang memproses glukosa, glukosa dalam darah secara otomatis
melekatkan diri pada hemoglobin.

Makin
tinggi kadar gula darah, makin banyak hemoglobin yang terkait dengan glukosa
dan ini hemoglobin inilah yang disebut HbA1c.

Tes HbA1c
mengukur jumlah hemoglobin yang mengandung glukosa. Angka HbA1c yang tinggi
mengindikasikan kadar gula darah yang tinggi sehingga pengobatan yang Anda
jalani mungkin perlu diubah.

Hiperglikemia (Kadar Gula Darah yang Terlalu Tinggi)

Kadar gula
darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat terjadi karena beberapa
sebab, misalnya porsi makan yang terlalu banyak, kondisi kesehatan yang
menurun, atau dosis insulin yang kurang.

Penyesuaian
pola makan atau dosis insulin akan dibutuhkan penderita diabetes yang
mengalami hiperglikemia.

Dokter juga dapat membantu Anda untuk
menemukan penyesuaian terbaik.

Hiperglikemia
yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi serius.

Tubuh akan
mengolah lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif serta meningkatkan
kadar asam dalam darah (ketoasidosis diabetik).

Ketoasidosis diabetik sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan penderita mengalami dehidrasi,
muntah-muntah, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.

Karena itu
penderita diabetes yang mengalami hiperglikemia harus segera ditangani di
rumah sakit.

Penderita
juga biasanya akan diberi infus untuk menambah cairan tubuh, seperti cairan
saline dan potasium.

Hipoglikemia (Kadar Gula Darah yang Terlalu Rendah)

Saat kadar
gula darah Anda terlalu rendah, Anda akan mengalami hipoglikemia.

Kondisi ini dapat terjadi pada semua
penderita diabetes, tapi umumnya terjadi pada penderita diabetes tipe 1.

Beberapa
gejala untuk hipoglikemia ringan adalah lemas, gemetaran, dan lapar.

Kondisi
ini bisa diatasi dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis, misalnya minuman
bersoda (bukan yang jenis diet), gula, atau kismis.

Glukosa
murni dalam bentuk tablet atau cair juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi
hipoglikemia secara cepat.

Hipoglikemia
berat akan mengakibatkan penderita diabetes merasa linglung, mengantuk, bahkan
kehilangan kesadaran.

Penderita
diabetes yang mengalami kondisi ini harus diberi suntikan glukagon (hormon
yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat) langsung pada otot
atau vena.

Dokter
biasanya akan mengajarkan proses penyuntikan pada keluarga atau teman dekat
Anda.

Kehilangan
kesadaran akibat hipoglikemia berarti hipoglikemia kemungkinan bisa kambuh
lagi beberapa jam kemudian.

Karena
itu, beristirahatlah dan pastikan ada yang menemani Anda. Jangan lupa
mengonsumsi makanan atau minuman manis saat Anda sudah siuman.

Tetapi
Anda akan membutuhkan pertolongan medis secepatnya dan suntikan glukagon lagi
jika tetap merasa mengantuk atau tidak siuman selama 10 menit setelah
menerima suntikan glukagon pertama pada otot.

Penanganan dengan Transplantasi Islet

Transplantasi
islet juga mungkin dapat menolong sebagian penderita diabetes tipe 1.

Dalam proses ini, sel islet diperoleh dari
donor yang sudah meninggal dan ditranplantasikan ke dalam pankreas penderita
diabetes tipe 1. Sel islet adalah jenis sel pankreas yang menghasilkan
insulin.

Mengurangi Risiko Melalui Pengobatan Lainnya

Penderita
diabetes tipe 1 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi,
seperti penyakit jantung, stroke,
dan penyakit ginjal.

Karena itu
dokter mungkin akan menyarankan obat-obatan berikut untuk mengurangi
risikonya:

  • Statin
    untuk mengurangi kadar kolestrol tinggi.
    Obat penurun tekanan darah tinggi.
  • Obat-obatan
    ACE inhibitor, seperti enalapril, lisinopril, atau ramipril,
    jika ada indikasi penyakit ginjal diabetik. Perkembangan penyakit yang
    ditandai dengan adanya protein albumin dalam urin ini bisa dikendalikan
    jika segera ditangani.
  • Aspirin
    dosis rendah untuk mencegah stroke.

 

Diabetes tipe 2

terjadi karena
penurunan produksi insulin dalam tubuh sehingga fungsinya tidak maksimal atau
tubuh mulai menjadi kurang peka terhadap insulin.

Reaksi ini dikenal
dengan istilah resistansi terhadap insulin.

Jenis ini biasanya
menyerang orang-orang berusia di atas 40 tahun. Tetapi usia

pengidapnya akhir-akhir
ini bertambah muda. Diabetes tipe 2 juga lebih sering dialami oleh etnis Asia
dibanding etnis lain.

Gejala :

 

 

·Sering buang
air kecil, terutama di malam hari.

·Sering
merasa haus dan sering kelelahan.

·Berkurangnya
massa otot.

·Turunnya berat badan

Penyebab :

Kadar gula darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi
oleh pankreas, organ yang terletak di belakang lambung. Insulin berfungsi
untuk memindahkan zat gula dari darah ke sel-sel tubuh yang akan mengubahnya
menjadi energi.

Tetapi organ pankreas dalam tubuh penderita diabetes tipe 2 tidak
memproduksi cukup insulin untuk menjaga keseimbangan kadar zat gula darah.

Hal ini juga dapat terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan insulin secara
efisien

Diabetes tipe 2 terjadi pada saat
organ pankreas dalam tubuh penderita tidak memproduksi cukup insulin untuk
mempertahankan kadar gula darah normal.

Penyebab lainnya adalah sel-sel tubuh yang menjadi kurang peka terhadap
insulin, yaitu dikenal dengan istilah resistansi terhadap insulin

Kadar gula
darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh
pankreas.

Insulin
berfungsi untuk memindahkan gula dari darah ke sel-sel tubuh yang akan
mengubahnya menjadi energi.

Faktor
risiko di balik kekurangan produksi insulin oleh pankreas dalam diabetes tipe
2 adalah berusia di atas 40 tahun, mengalami obesitas,
memiliki anggota keluarga dengan penyakit yang sama, serta beretnis Asia.
Berikut penjelasan selengkapnya.

Diabetes Tipe 2 dan Faktor Usia

Salah satu
faktor risiko utama diabetes tipe 2 adalah usia. Risiko terkena diabetes
jenis ini akan makin tinggi seiring bertambahnya usia.

Ini
mungkin terjadi karena berat badan yang cenderung bertambah dan frekuensi
olahraga yang berkurang saat kita makin tua.

Menerapkan
pola makan sehat dan seimbang serta teratur berolahraga dapat membantu Anda
untuk mempertahankan berat badan yang sehat.

Cara ini
juga dapat mencegah sekaligus menangani diabetes.

Diabetes
tipe 2 umumnya berkembang pada orang-orang yang berusia di atas 40 tahun.

Kita yang
beretnis Asia bahkan memiliki risiko terkena diabetes di usia yang lebih
muda.

Diabetes Tipe 2 dan Faktor Keturunan

Keturunan
juga termasuk faktor risiko utama diabetes tipe 2.

Memiliki
anggota keluarga (terutama keluarga inti seperti ayah, ibu, saudara kandung)
yang menderita diabetes akan meningkatkan risiko Anda.

Risiko
bagi anak-anak dengan ayah atau ibu penderita diabetes tipe 2 juga sepertiga
lebih tinggi untuk terkena diabetes.

Diabetes Tipe 2 dan Pengaruh Berat Badan

Kondisi
kelebihan berat badan atau obesitas ditentukan oleh angka indeks massa tubuh
30 atau lebih.

Risiko diabetes tipe 2 lebih tinggi pada
orang yang mengalami kondisi tersebut karena penumpukan lemak.

Lemak di
sekitar bagian perut akan mempertinggi risiko Anda karena dapat melepaskan
senyawa kimia yang akan mengacaukan sistem kardiovaskular dan metabolisme
tubuh.

Inilah
yang akan meningkatkan risiko masalah kesehatan Anda, termasuk serangan
jantung, stroke,
dan beberapa jenis kanker.

Mengukur
pinggang untuk mengecek tumpukan lemak di bagian perut (obesitas risiko
tinggi) adalah cara tercepat untuk mengukur risiko diabetes Anda.

Yang
memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes tipe 2 adalah:

  • Wanita
    dengan ukuran pinggang 80 cm atau lebih.
  • Pria
    Asia dengan ukuran pinggang 90 cm atau lebih.

Jika Anda
termasuk salah satu dari kategori di atas, Anda dianjurkan untuk menurunkan
berat badan Anda sebanyak 5% dan rutin berolahraga.

Kedua
faktor tersebut dapat mengurangi setengah dari risiko terkena diabetes.

Diabetes Tipe 2 dan Faktor Etnis

Risiko
diabetes tipe 2 lebih tinggi menjangkiti kita yang beretnis Asia.

Selain itu
mengenai risiko komplikasi, seperti penyakit jantung, juga lebih rentan menyerang orang beretnis Asia pada usia yang
lebih muda.

Faktor Risiko Diabetes Tipe 2 yang Lain

Risiko
diabetes tipe 2 juga dapat meningkat jika seseorang menderita gangguan
glukosa puasa (IFG) atau gangguan toleransi glukosa (IGT).

Kondisi
tersebut terkadang disebut pra-diabetes yang berarti kadar gula darah
melebihi normal, tapi belum mencapai tahap diabetes. Tingkat IFG dan IGT
harus tetap diwaspadai karena dapat berkembang menjadi diabetes jike terus
dibiarkan.

ektif.

Diagnos:

Komplikasi :

Komplikasi yang Menyebabkan Penyakit Jantung dan
Stroke

Penderita
diabetes memiliki risiko lima kali lebih tinggi untuk terkena penyakit jantungatau stroke.

Keseimbangan kadar gula darah yang dibiarkan
tidak terjaga dalam waktu cukup lama bisa meningkatkan risiko aterosklerosis,
yaitu penyempitan pembuluh darah yang biasanya terjadi akibat akumulasi kolesterol. Komplikasi ini memiliki risiko-risiko sebagai berikut:

Menyebabkan
serangan jantung atau stroke karena peningkatan risiko penyumbatan pembuluh darah
pada jantung atau otak.

Menghambat
aliran darah ke jantung dan menyebabkan serangan angina(angin
duduk). Serangan angina terindikasi dengan adanya sakit dada yang terasa
menekan.

Komplikasi yang Menyebabkan Kerusakan Neuropati (Saraf)

Kadar gula
darah yang berlebihan dapat merusak saraf dan pembuluh darah halus.

Hal ini
dapat menyebabkan sensasi kesemutan atau terbakar yang biasa berawal dari
ujung jari tangan dan kaki lalu menyebar ke bagian tubuh lain.

Selain
itu, komplikasi saraf ini bisa membuat kaki menjadi mati rasa sehingga tidak
terasa sakit saat terluka dan akhirnya mengakibatkan borok.

Kerusakan
saraf yang menyerang sistem pencernaan dapat menyebabkan rasa mual, muntah, diare, atau konstipasi.

Komplikasi yang Menyebabkan Kerusakan pada Organ
Kaki

Kerusakan
pada saraf atau terhambatnya aliran darah pada kaki penderita diabetes bisa
meningkatkan risiko komplikasi kesehatan kaki yang biasanya terlambat
disadari.

Ada
sekitar 10% penderita diabetes yang mengalami infeksi serius akibat luka atau
sekadar goresan kecil pada kaki.

Penderita
yang telah mengalami kerusakan saraf sebaiknya memeriksakan kakinya tiap hari
dan mengkonsultasikan perubahan yang dirasakan kepada dokter.

Komplikasi
pada kaki yang harus Anda waspadai antara lain:

  • Pembengkakan.
  • Kulit
    yang terasa panas saat disentuh.
  • Luka
    yang tidak kunjung sembuh.

Periksakanlah
kaki Anda kepada dokter secara rutin tiap tahun.

Komplikasi yang Menyebabkan Kerusakan Retina

Retinopati
muncul saat terjadi masalah pada pembuluh darah di retina (jaringan pada mata
yang sensitif terhadap cahaya) yang dapat mengakibatkan kebutaan jika
dibiarkan.

Pembuluh
darah tersebut dapat bocor, tersumbat, atau tumbuh secara acak sehingga
menghalangi cahaya untuk sampai ke retina.

Lakukanlah
pemeriksaan mata secara rutin tiap tahun. Jika ada kerusakan serius, Anda
akan dirujuk ke dokter spesialis mata agar dapat ditangani secepatnya.

Keseimbangan kadar gula darah yang terjaga
dengan baik juga bisa menurunkan risiko Anda.

Retinopati
diabetik yang terdeteksi sejak dini dapat ditangani dengan operasi laser.

Tetapi
penanganan ini hanya bertujuan untuk mempertahankan daya penglihatan yang
tersisa dan bukan untuk menyembuhkan.

Komplikasi yang Menyebabkan Kerusakan Ginjal

Ginjal
memiliki jutaan pembuluh darah halus yang menyaring limbah dari darah.

Jika
pembuluh darah halus tersebut tersumbat atau bocor, kinerja ginjal Anda bisa
menurun. Komplikasi ini biasanya juga berhubungan dengan tekanan darah
tinggi. Sangatlah penting untuk memilih penanganan yang tepat.

Kerusakan
parah pada ginjal bahkan dapat menyebabkan gagal
ginjal.

Jika Anda
mengalami gagal ginjal, Anda membutuhkan dialisis (proses pengobatan yang
meniru fungsi ginjal) atau bahkan transplantasi ginjal.

Komplikasi yang Menyebabkan Disfungsi Seksual

Kerusakan
pembuluh darah halus serta saraf pada para penderita diabetes pria (terutama
perokok) dapat mengakibatkan disfungsi ereksi.

Gangguan
ini biasanya dapat diatasi dengan obat-obatan.

Penderita
diabetes wanita juga dapat mengalami gangguan disfungsi seksual, misalnya:

  • Kepuasan
    seksual yang menurun.
  • Kurangnya
    gairah seks.
  • Vagina
    yang kering.
  • Rasa
    sakit saat berhubungan intim.
  • Gagal
    mencapai orgasme.

Penderita
diabetes wanita yang mengalami kekurangan cairan vagina atau merasa sakit
saat berhubungan intim dapat menggunakan pelumas atau gel.

Keguguran
dan Kelahiran Mati

Kadar gula
darah yang tinggi dapat membahayakan sang ibu dan janin.

Risiko keguguran dan
kelahiran mati akan meningkat jika diabetes pada ibu hamil tidak ditangani
dengan saksama.

Kadar gula
darah yang tidak dijaga dengan baik pada awal kehamilan juga bisa mempertinggi
risiko cacat lahir.

Ibu hamil
yang menderita diabetes dianjurkan untuk memeriksakan kondisi diabetesnya
secara teratur kepada dokter spesialis obstetri, rumah sakit, atau klinik.

Konsultasi
rutin ini akan mempermudah dokter untuk memantau kadar gula darah sang ibu,
termasuk mengendalikan dosis insulin yang harus diberikan, dan perkembangan
janin

Pengobatan :

Memulai Gaya Hidup yang Sehat

Penanganan
awal yang umumnya diterapkan kepada penderita diabetes tipe 2 adalah dengan
mengubah gaya hidup.

Misalnya
pola makan yang sehat, teratur berolahraga, dan menurunkan berat badan bagi
yang mengalami kegemukan atau obesitas(indeks berat badan 30 atau lebih).

Langkah
awal ini akan sangat efektif untuk penderita diabetes tipe 2 pada tahap dini
serta dapat membantu proses pengobatan jika dilakukan dengan disiplin dan
cermat.

Obat-obatan untuk Menurunkan Kadar Gula darah

Diabetes
tipe 2 adalah penyakit progresif yang umumnya bisa bertambah parah.

Menjaga
pola makan dan rutin berolahraga saja mungkin belum cukup untuk mengendalikan
kadar gula darah penderita sepenuhnya.

Penderita
jenis diabetes ini lama-kelamaan akan membutuhkan obat-obatan untuk
menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Proses
pengobatan umumnya diawali dengan obat dalam bentuk tablet dan kadang-kadang
dengan kombinasi lebih dari satu jenis tablet.

Kemudian
diikuti dengan insulin atau obat lain yang diberikan lewat suntikan.

Pemantauan Kadar Gula darah

Menjalani
tes HbA1c

Penderita
diabetes dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan konsentrasi gula darah pada
tiap 2-3 bulan.

Pemeriksaan
ini akan memperlihatkan tingkat kadar gula darah dalam beberapa bulan
terakhir, serta keefektifan pengobatan Anda.

Ketika
tubuh sedang memproses gula, gula dalam darah secara otomatis melekatkan diri
pada hemoglobin.

Makin
tinggi kadar gula dalam darah, makin banyak hemoglobin yang terkait dengan
gula dan hemoglobin inilah yang disebut HbA1c. Tes HbA1c mengukur jumlah
hemoglobin yang mengandung glukosa.

Jika Anda
memiliki kadar gula darah yang tinggi selama 2-3 bulan terakhir, hasil tes
HbA1c akan menunjukkan angka yang tinggi sebagai indikasinya. Karena itu
jenis pengobatan yang Anda jalani mungkin perlu diubah. Nilai rujukan normal
untuk tes HbA1c penderita diabetes adalah di bawah 6,5%.

Bagaimana
cara memantau kadar gula darah kita sendiri?

Pola makan
sehat, berolahraga, dan meminum obat atau menjalani terapi insulin akan
membantu Anda untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Tetapi
penyakit lain dan stres juga dapat berpengaruh. Faktor lain yang mungkin akan
berdampak pada kadar gula darah Anda adalah:

  • Konsumsi
    minuman keras.
  • Meminum
    obat lain.
  • Perubahan
    hormon pada siklus menstruasi.

Menjalani
pemeriksaan laboratorium tiap 2-6 bulan sekali sangatlah penting bagi
penderita diabetes tipe 2.

Selain
itu, penderita juga dianjurkan untuk memantau kadar gula darah dengan
melakukan tes sendiri di rumah.

Pemeriksaan
di rumah dapat dilakukan dengan alat tes kadar gula darah berukuran kecil.

Alat ini dapat digunakan untuk mendeteksi
naik turunnya kadar gula dalam darah.

Kadar gula
darah biasanya tidak selalu sama sepanjang hari dan dapat dipengaruhi oleh
proses pengobatan yang Anda jalani.

Maka Anda
dianjurkan untuk memeriksanya beberapa kali dalam sehari.

Pemantauan
rutin akan membantu Anda untuk menjaga keseimbangannya.

Satuan
ukuran untuk kadar gula darah yang digunakan secara umum di Indonesia adalah
milligrams/deciliter
atau biasa disingkat mg/dL.

Anda
sebaiknya memastikan satuannya terlebih dulu saat membeli alat tes gula
darah.

Kadar gula
darah pada tiap orang berbeda-beda, tapi rujukan normalnya adalah:

  • 72-108
    mg/dL sebelum makan.
  • 180
    mg/dL dua jam sesudah makan.

Obat-obatan yang Tepat untuk Mengatasi Diabetes Tipe
2

Keseimbangan
kadar gula darah pada diabetes terkadang tidak dapat dijaga dengan baik hanya
melalui penerapan pola makan sehat dan olahraga teratur.

Anda juga
mungkin membutuhkan obat-obatan untuk menanganinya.

Ada
beberapa jenis obat (biasanya dalam bentuk tablet) yang dapat digunakan untuk
diabetes tipe 2.

Anda juga
mungkin diberikan kombinasi dari dua jenis obat atau lebih untuk
mengendalikan kadar gula darah Anda.

Metformin
untuk mengurangi kadar gula darah

Metformin
bekerja dengan mengurangi kadar gula yang disalurkan hati ke aliran darah dan
membuat tubuh lebih responsif terhadap insulin.

Ini obat pertama yang sering dianjurkan bagi
penderita diabetes tipe 2.

Berbeda dengan
obat-obat lain, metformin tidak menyebabkan kenaikan berat badan.

Karena itu
obat ini biasanya diberikan untuk penderita yang mengalami kelebihan berat
badan.

Tetapi
metformin kadang-kadang dapat menyebabkan efek samping yang ringan, misalnya mual dan diare.

Dokter
juga tidak akan menganjurkan obat ini untuk penderita diabetes yang mengalami
masalah ginjal.

Sulfonilurea
untuk meningkatkan produksi insulin dalam pankreas

Sulfonilurea
berfungsi meningkatkan produksi insulin dalam pankreas.

Penderita
diabetes yang tidak dapat meminum metformin atau tidak kelebihan berat badan
mungkin akan diberikan obat ini.

Jika
metformin kurang efektif untuk mengendalikan kadar gula darah Anda, dokter
mungkin akan mengkombinasikannya dengan sulfonilurea.

Contoh-contoh
obat ini adalah:

  • Glimepiride
  • Glibenclamide
  • Glipizide
  • Gliclazide
  • Gliquidone

Sulfonilurea
akan meningkatkan kadar insulin dalam tubuh sehingga dapat mempertinggi
risiko hipoglikemia
jika salah pemakaiannya.

Selain itu, obat ini memiliki efek samping
sebagai berikut:

  • Kenaikan
    berat badan
  • Mual
    dan muntah
  • Diare

Glitazone
(thiazolidinedione)
sebagai pemicu terhadap insulin

Glitazone (misalnya, pioglitazone)
biasanya dikombinasikan dengan metformin, sulfonilurea, atau keduanya.

Obat ini berfungsi membuat sel-sel tubuh
lebih sensitif terhadap insulin sehingga lebih banyak gula yang dipindahkan
dari dalam darah.

Obat ini
dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan pembengkakan pada pergelangan
kaki.

Anda tidak
dianjurkan untuk meminum pioglitazone jika pernah mengalami gagal jantung
atau berisiko terkena patah tulang.

Di
beberapa negara, risoglitazone yang merupakan salah satu jenis obat glitazone
telah dicabut dari pasaran karena terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung seperti seranganjantung dan gagal jantung. Jika mengkonsumsinya,
konsultasikanlah potensi efek sampingnya dengan dokter Anda.

Gliptin (dipeptidyl
peptidas
e-4 inhibitor) sebagai pencegah pemecahan GLP-1

Gliptin
atau penghambat DPP-4 mencegah pemecahan hormon GLP-1
(glucagon-like peptide-1).
GLP-1 adalah hormon yang berperan dalam
produksi insulin saat kadar gula darah tinggi.

Dengan
demikian, gliptin membantu menaikkan tingkat insulin saat kadar gula naik.

Gliptin
(misalnya, linagliptin, saxagliptin, sitagliptin, dan vildagliptin)
dapat menghambat peningkatan kadar gula darah tinggi tanpa menyebabkan
hipoglikemia.

Obat ini
tidak menyebabkan kenaikan berat badan dan biasanya diberikan jika penderita
tidak bisa meminum sulfonilurea atau glitazone, atau dikombinasikan
dengan keduanya.

Agonis
GLP-1 sebagai pemicu insulin tanpa risiko hipoglikemia

Exenatide adalah agonis GLP-1 dengan
kinerja yang mirip hormon GLP-1 alami.

Obat ini
diberikan melalui suntikan sebanyak dua kali sehari. Exenatide dapat
memicu produksi insulin saat terjadi peningkatan kadar gula darah tanpa
risiko hipoglikemia.

Sebagian
besar penderita diabetes yang meminum exenatide juga dapat mengalami
penurunan berat badan.

Obat ini
umumnya diberikan kepada penderita diabetes yang meminum metformin serta
sulfonilurea dan mengalami obesitas.

Jenis
agonis GLP-1 lainnya adalah liraglutide yang disuntikkan sekali
dalam sehari.

Penelitian
membuktikan bahwa obat ini juga dapat menurunkan berat badan. Liraglutide
juga umumnya diberikan pada penderita diabetes yang meminum metformin serta
sulfonilurea dan mengalami obesitas.

Acarbose
untuk memperlambat pencernaan karbohidrat

Acarbose
memperlambat pencernaan karbohidrat menjadi gula dalam tubuh.

Obat ini
mencegah peningkatan kadar gula darah yang terlalu cepat setelah penderita
diabetes makan.

Obat ini
dapat menyebabkan efek samping diare dan perut kembung
sehingga jarang digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2.

Tetapi
dokter tetap akan memberikannya jika penderita tidak cocok meminum obat lain.

Nateglinide
dan repaglinide untuk melepas insulin ke aliran darah

Kedua obat
ini akan merangsang pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin ke aliran
darah.

Fungsi nateglinide
dan repaglinide tidak dapat bertahan lama, tapi efektif saat
diminum sebelum makan. Jadi meski jarang digunakan, keduanya dianjurkan jika
penderita memiliki jadwal makan pada jam-jam yang tidak biasa.

Semua obat
tetap memiliki efek samping, termasuk nateglinide dan repaglinide.

Efek
samping dari kedua obat ini adalah hipoglikemia dan kenaikan berat badan.

Terapi
Insulin sebagai pendamping obat-obatan yang lainnya

Obat-obatan
dalam bentuk tablet bisa menjadi kurang efektif untuk mengobati diabetes
sehingga Anda membutuhkan terapi insulin.

Terapi ini
dapat diberikan untuk menggantikan atau bersamaan dengan obat-obatan di atas,
tapi tergantung dosis dan cara pemakaiannya.

Ada beberapa jenis insulin yang bisa
digunakan. Di antaranya:

  • Insulin
    kerja cepat yang tidak bertahan lama, tapi bereaksi cepat.
  • Insulin
    kerja singkat yang dapat bertahan maksimal delapan jam.
  • Insulin
    kerja panjang yang dapat bertahan satu hari.

Pengobatan
untuk penderita diabetes juga mungkin menggunakan kombinasi dari jenis-jenis
insulin di atas.

Melakukan
suntikan insulin untuk diri sendiri

Pemberian
insulin umumnya lewat suntikan karena insulin akan dicerna dalam perut dan
tidak bisa masuk ke dalam darah jika diminum dalam bentuk tablet.

Dokter
akan menjelaskan kapan Anda membutuhkan pemakaian insulin. Pada tahap awal
pemakaian, dokter biasanya akan membantu Anda untuk menyuntikkan insulin.
Selanjutnya Anda diajari cara menyuntik dan menyimpan insulin serta membuang
jarum dengan aman.

Ada dua
metode yang biasa digunakan untuk menyuntikkan insulin, yaitu lewat jarum dan
alat suntik atau pena.

Penderita
diabetes umumnya membutuhkan 2-4 suntikan dalam sehari. Dokter atau perawat
juga akan mengajari cara pemakaiannya pada teman dekat atau keluarga Anda.

Cara
mengatasi hipoglikemia (kadar gula darah yang terlalu rendah)

Penderita
diabetes tipe 2 umumnya menggunakan insulin atau jenis-jenis tablet tertentu
untuk mengendalikan kadar gula darah.

Metode
pengobatan tersebut memiliki risiko untuk menyebabkan hipoglikemia.

Saat kadar
gula darah Anda terlalu rendah, Anda akan mengalami hipoglikemia.

Gejala-gejalanya antara lain rasa lemas,
gemetaran, dan lapar. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan
atau minuman manis.

Penanganan
awal untuk penderita diabetes yang mengalami hipoglikemia adalah dengan
mengonsumsi sumber karbohidrat (minuman bergula atau tablet glukosa) yang
dapat diserap dengan cepat.

Setelah
itu penderita boleh mengonsumsi sumber karbohidrat yang dapat bertahan lebih
lama seperti sepotong wafer, sepotong roti isi, atau satu buah.

Langkah-langkah
di atas umumnya dapat meningkatkan kadar gula darah agar kembali normal.
Tetapi proses ini bisa membutuhkan waktu beberapa jam.

Hipoglikemia
berat akan mengakibatkan penderita diabetes merasa linglung, mengantuk,
bahkan kehilangan kesadaran. Jika mengalami kondisi ini, penderita diabetes
harus segera diberi suntikan glukagon (hormon yang dapat meningkatkan kadar
gula darah dengan cepat) langsung pada otot atau vena.

Dokter
dapat mengajarkan cara penyuntikannya pada keluarga atau teman dekat Anda.

Alternatif
dalam melakukan pengobatan penderita diabetes tipe 2

Penderita
diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi (penyakit jantung, stroke,
atau penyakit ginjal).

Karena itu dokter biasanya akan menyarankan
obat-obat berikut ini untuk mengurangi risiko komplikasi, yaitu:

  • Statin
    (misalnya, simvastatin)
    untuk mengurangi kadar kolestrol tinggi.
  • Obat
    penurun tekanan darah tinggi.
  • Obat-obatan
    ACE Inhibitor, seperti lisinopril,
    enalapril, atau ramipril, jika ada indikasi penyakit ginjal
    diabetik.

Perkembangan penyakit yang ditandai dengan adanya
protein albumin dalam urin ini dapat disembuhkan jika segera ditangani

Diabetes insipidus
adalah kondisi yang cukup langka,

Diabetes insipidus
sendiri berbeda dengan diabetes melitus.

Diabetes insipidus,
pada lain sisi tidak terkait dengan kadar gula dalam darah.

Gejala
:

Jika Anda mengalami gejala diabetes insipidus, seperti selalu merasa haus
dan buang air kecil melebihi dari biasanya, sebaiknya segera temui dokter.
Mungkin yang Anda alami bukan diabetes insipidus, tapi akan lebih baik untuk
mengetahui penyebabnya.

Orang dewasa buang air kecil sebanyak 4-7 kali dalam sehari, sedangkan
anak kecil melakukannya hingga 10 kali dalam sehari.

Hal ini dikarenakan kandung kemih anak-anak berukuran lebih kecil.

Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mengetahui penyebab pastinya dan
diagnosis terhadap kondisi yang dialami.

Penyebab
:

Terjadinya
diabetes insipidus dikarenakan gangguan pada hormon antidiuretik (antidiuretic
hormone/ADH)
yang mengatur jumlah cairan dalam tubuh.

Hormon ini
dihasilkan hipotalamus, yaitu jaringan khusus di otak.

Hormon ini
disimpan oleh kelenjar pituitari setelah dihasilkan oleh hipotalamus.

Kelenjar
pituitari akan mengeluarkan hormon antidiuretik ini saat kadar air di dalam
tubuh terlalu rendah. ‘Antidiuretik’ berarti bersifat berlawanan dengan
‘diuresis’. ‘Diuresis’ sendiri berarti produksi urine.

Hormon
antidiuretik ini membantu mempertahankan air di dalam tubuh dengan mengurangi
jumlah cairan yang terbuang melalui ginjal dalam bentuk urine.

Yang
menyebabkan terjadinya diabetes insipidus adalah produksi hormon antidiuretik
yang berkurang atau ketika ginjal tidak lagi merespons seperti biasa terhadap
hormon antidiuretik.

Akibatnya,
ginjal mengeluarkan terlalu banyak cairan dan tidak bisa menghasilkan urine
yang pekat.

Orang yang
mengalami kondisi ini akan selalu merasa haus dan minum lebih banyak karena
berusaha mengimbangi banyaknya cairan yang hilang.

Diabetes
insipidus sendiri terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

  • Diabetes
    insipidus kranial
    . Diabetes insipidus jenis ini yang paling umum
    terjadi. Disebabkan tubuh tidak memiliki cukup hormon antidiuretik dari
    hipotalamus. Kondisi ini bisa disebabkan oleh kerusakan pada hipotalamus
    atau pada kelenjar pituitari. Kerusakan yang terjadi bisa diakibatkan
    oleh terjadinya infeksi, operasi, cedera otak, atau tumor otak.
  • Diabetes
    insipidus nefrogenik
    . Diabetes insipidus jenis ini muncul ketika
    tubuh memiliki hormon antidiuretik yang cukup untuk mengatur produksi
    urine, tapi organ ginjal tidak merespons terhadapnya. Kondisi ini
    mungkin disebabkan oleh kerusakan fungsi organ ginjal atau sebagai
    kondisi keturunan. Beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi
    penyakit mental, seperti lithium, juga bisa menyebabkan diabetes
    insipidus jenis ini.

Diagnosis
:

Komplikasi
:

Rendahnya jumlah air
atau cairan dalam tubuh dinamakan dehidrasi. Ini adalah salah satu komplikasi
yang disebabkan oleh diabetes insipidus.

Jika dehidrasi yang terjadi cukup ringan,
Anda bisa minum oralit untuk mengatasinya. Tapi penanganan di rumah sakit
akan diperlukan jika dehidrasi yang dialami cukup parah.

Pengobatan
:

Pada diabetes insipidus kranial, pengobatan mungkin tidak perlu dilakukan
pada kasus yang ringan.

Untuk mengimbangi jumlah cairan yang terbuang, Anda perlu mengonsumsi air
lebih banyak.

Terdapat obat yang berfungsi untuk meniru peran hormon antidiuretik
bernama desmopressin.

Jika memang diperlukan, Anda bisa mengonsumsi obat ini.

Sedangkan pada diabetes insipidus nefrogenik, obat yang digunakan untuk
mengatasinya adalah thiazide diuretik.

Obat ini berfungsi menurunkan jumlah urine yang dihasilkan oleh organ
ginjal

Obat Diabetes Melitus

Cara
membuat obat diabetes sendiri di rumah

Nama bahan

Cara Membuat

Mengkudu

Buah mengkudu banyak mengandung Proxeroni yang merupakan zat yang
dapat membtuk alkaloid yang berfunsi untuk membuka pori pori sel, sehingga
nutrisi akan mudah menyerap ke dalam tubuh. Kemampuan inilah yang membuat
mengkudu cukup baik untuk dijadikan obat diabetes

  • Ambil 1 buah mengkudu
  • Kemudian diblender, setelah itu peras airnya
  • Masukkan air atau ekstrak mengkudu ke dalam gelas
  • Jika Anda tidak tahan dengan rasa dan baunya, Anda juga
    bisa manambahkan sedikit madu

Kunyit

Kunyit sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Oleh karena itu, ini
bisa menjadi obat diabetes alami yang paling mudah digunakan. Karena sudah
tidak asing dengan tanaman yang satu ini, maka kunyit bisa dijadikan solusi
alternatif untuk mengobati penyakit gula darah atau diabetes.

  • ambil 1 rimpang kunyit dan tambahkan dengan setengah sendok garam.
  • Kemudian rebus dalam satu liter air hingga air mendidih.
  • Saring air rebusan tersebut dan biarkan agar dingin.
  • Setelah dingin, minumlah air rebusan kunyit tersebut cukup
    setengah gelas saja.
  • Minumlah secara teratur dua kali dalam satu minggu.

mahkota dewa

Tanaman herbal lainnya yang mampu atasi penyakit diabetes adalah tanaman
mahkota dewa. Bahkan kepopuleran tanaman mahkota dewa belakangan ini semakin
naik karena manfaatnya yang begitu penting dalam pengobatan berbagai
penyakit. Untuk mengobati penyakit diabetes dengan tanaman mahkota dewa juga
tidak sulit

  • Siapkan 3 hingga 5 potong tangkai tanaman mahkota dewa.
  • Kemudian tambahkan 3 lembar daun salam dan cuci hingga
    bersih.
  • Rebus menggunakan air 3 gelas dan terus rebus agar
    mendidih sampai air hanya tersisa setengah gelas.
  • Minumlah air rebusan tersebut setiap hari agar penyakit
    diabetes bisa diatasi.

tanaman brotowali

Ini merupakan tanaman obat yang sudah dikenal sejak lama. Rasanya yang pahit
sering dibuat untuk campuran jamu sehingga sangat khas. Khasiatnya yang ampuh
untuk mengatasi berbagai penyakit membuatnya semakin populer di kalangan
masyarakat. Salah satu manfaatnya yang cukup ajaib yaitu untuk menyembuhkan
penyakit gula darah ini. Resep pengobatan diabetes dengan tanaman brotowali
juga sangat mudah dibuat.

  •   ambil batang tanaman brotowali kira-kira sebesar jari atau
    10cm.
  • Tambahkan satu genggam akar pepaya dan rebus kedua bahan
    alami tersebut.
  • Rebus hingga mendidih dan biarkan agar dingin baru minum
    air rebusan tersebut untuk mengobati penyakit diabetes.

Daun kemangi

Daun kemangi merupakan tanaman alami yang dapat mengatasi masalah penyakit
diabetes. Kemangi merupakan daun yang biasa digunakan sebagai lalapan dan
biasa dimakan dengan menggunakan sambal. Dan lebih ikmat lagi, kemangi yang
disandingkan dengan akan lele pasti akan sangat menggoda selera. Namun
dibalik itu, manfaat daun kemangi juga dapat digunakan untuk mengobati
penyakit gula darah. Daun kemangi memiliki suatu kandungan yang dapat
membantu proses sekresi insulin pada tubuh, jadi kadar gula darah akan tetap
stabil

  • Cara mengonsumsinya pun seperti biasa dan cukup digunakan sebagai
    lalapan. Karena kemangi dikonsumsi dalam keadaan mentah, maka pastikan
    kebersihannya terjaga.

Buncis

buncis juga menjadi salah satu obat diabetes
kering yang cukup efektif. hal ini karena kandungan B-sitosterol pada buncis
bisa mempercepat produksi insulin di dalam tubuh, namun tetap menjaga insulin
tetap normal di dalam tubuh. Buncis obat diabetes ini mampu mengurangi gula
darah jika Anda bisa mengolahnya dengan benar.

  • Siapkan 1/2 Kg yang sudah dicuci bersih
  • Kemudian buncis di rebus menggunakan 2 gelas air.
  • Setelah mendidih angkat buncis dan masukkan ke dalam
    gelas.
  • Minum ramuan alami tersebut pagi dan malam sebelum tidur.

KLIK DI SINI UNTUK PEMESANAN OBAT ALAMI DIABETES !

cara mengobati menstruasi yang tidak berhenti lebih dari 2 minggu secara alami

Mens atau haid bagi wanita adalah hal rutin yang datang setiap bulan. Namun mens pun adakalanya keluar cukup banyak atau sedikit. Ada yang keluar selama 7 hari, 8 hari hingga 12 hari. Adakalanya keluar cuman 2 hari kemudian berhenti Sebenarnya apa  sih penyebabnnya?

Secara normal wanita akan mengalami haids atau menstruasi sekitar 21-35 hari selama 2-8 hari dan mengeluarkan gumpalan darah yang keluar pada saat menstruasi  25-80 ml/perhari.

Ada dua sebutan untuk darah haid atau menstruasi yang keluar 80ml/perhari yakni  menorgia. Sedangkan menstruasi yang berlangsung lebih dari 7 hari disebut hipermenorea

Nah, apabila darah yang keluar banyak sekali dan terjadi dalam beberapa hari kadangkala hal ini memicu timbulnya anemia yang ditandai dengan badan yang mudah lelah, wajah menjadi pucat, nafas menjadi lebih pendek, sakit kepala, depresi, bahkan kosentrasi menurun

 

 

 

 

Hati-hati haid terus
menerus dapat menyebabkan anemia yang bisa membuat badan anda sampai mengigil ,gemetaran kepala sampai leher rasanya sakit pusing dan pegel

Penyebab

Tips Pengobatan

1.       masa pubertas

2.       menjelang masa menopause

3.Kehamilan

4.Alat konstrasepsi

Menggunakan
alat kontrasepsi seperti IUD (spiral) atau pil KB memang bisa menyebabkan
perubahan berupa flek diantara siklus menstruasi. IUD bisa menyebabkan darah
yang keluar lebih banyak dari biasanya atau sakit perut pada saat menstruasi.

5.Jika Anda melakukan
olahraga yang berlebihan dan berat Anda turun drastis,

6.berat badan yang
berlebih atau obesitas.

7.stres

8.Sindrom ovarium polikistik

9.Adalah kumpulan gejala
yang disebabkan oleh kista kecil di dalam indung telur. Keberadaan kista ini
membuat hormon menjadi tidak seimbang, seperti testosteron yang meningkat
melebihi batas normal yang mana seharusnya wanita hanya memiliki sedikit
hormon testosteron. Ketidaknormalan juga terjadi kepada proses pelepasan sel
telur. Ini menyebabkan Anda tidak mengalami menstruasi, atau mengalami
menstruasi, atau mengalami menstruasi, tapi darah yang keluar hanya sedikit.

10.Tiroid

Pada bagian leher Anda terdapat kelenjar tiroid yang memproduksi hormon yang dapat
mengatur metabolisme tubuh. Jika tiroid Anda bermasalah atau mengalami
gangguan, kadang-kadang, dapat memengaruhi menstruasi Anda.

(sumber alodokter)

  • Mengubah
    gaya hidup.
  • Mengganti
    alat kontrasepsi
  • Melakukan
    pengobatan tiroid
  • Lakukan
    pengobatan sindrom ovarium polikistik, seperti pengobatan diabetes atau
    pengembalian tingkatan hormon. Selain itu, turunkan berat badan dengan
    cara sehat jika Anda menderita sindrom ovarium polikistik dengan berat
    badan berlebih.
  • Melakukan
    konseling jika Anda mengalami stres yang menyebabkan berat badan turun
    drastis.
  • Jika
    Anda berencana memiliki momongan, cobalah hormon sintetik untuk memicu
    ovulasi kembali normal.

 

Klik Di Sini Untuk Pemesanan Obat haid yang tidak berhenti

 

 

Pengobatan kaki terasa gelisah pada saat mau tidur malam

Pengobatan kaki terasa gelisah pada saat mau tidur malam >> Pernahkah anda suatu ketika hendak istirahat tidur malam merasakan sensasi perasaan yang tidak enak pada kaki anda ?

Berbagai upaya untuk meredakan sensasi gelisah pada kaki telah anda lakukan seperti memijat,menggerak-gerakan kaki,jalan mondar-mandir dll.

Akan tetapi cara tersebut tidak membuahkan hasil,bahkan menyebabkan anda tak bisa tidur,sehingga anda mengalami kelelahan dan lama kelamaan bisa memicu stress dan pada akhirnya semua aktifitas harian andapun terganggu.

Sindrom kaki gelisah (Restless Legs Syndrome/RLS) atau Penyakit Willis-Ekbom adalah gangguan saraf yang bisa bisa dialami baik oleh laki-laki maupun perempuan di segala usia, namun lebih umum dialami oleh perempuan. Makin bertambah usia penderita, biasanya mengalami kondisi yang lebih buruk. Penyebabnya sendiri belum diketahui secara pasti, namun diduga terkait dengan faktor genetik. Sementara itu, faktor lainnya bisa membuat sindrom kaki gelisah memburuk, seperti berikut ini.

 

Kaki gelisah bisa jadi sumber stress jika
tidak segera ditangani

Gejala & Penyebab

Tips Pengobatan

Gejala :

·

  • Kaki terasa
  • berdenyut-denyut
  • Nyeri akibat tertarik
  • Geli
  • Sensasi ini kemudian tidak terkendali dan kerap diikuti oleh desakan untuk
    menggerakkan kaki dengan maksud meringankan ketidaknyamanan.
  • Gejala biasanya makin parah saat penderita beristirahat.terutama sore dan malam hari.

 

Penyebab :

  • Kehamilan
  • terutama pada periode trismester ketiga.
    Namun, gejalanya biasanya hilang dalam sebulan setelah melahirkan.
  • Penyakit kronis
  • Gagal ginjal, diabetes, neuropati perifer,
    atau penyakit parkinson
  • Obat-obatan antihistamin
  • Mencakup obat antipsikotik, sebagian obat antidepresan, obat antimual, obat pilek (salesma) dan alergi.
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Kesukaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

 

(sumber situs kesehatan terbesar di Indonesia alodokter)

  • Kompres kaki
    dengan air dingin atau air panas. Anda juga bisa mandi atau berendam
    dengan air hangat.
  • Pijat kaki untuk membuat otot lebih relaks.
  • Mengubah gaya hidup,
    seperti membatasi konsumsi minuman beralkohol dan kafein serta berhenti
    merokok
  • Lakukan rutinitas tidur yang teratur dan cukup, misalnya tidur pada jam yang
    sama tiap hari.
  • Kelola stres dengan baik berusaha berpikir positif. Melakukan yoga juga
    dapat membantu mengurangi stres.
  • Olahraga rutin seperti
    jalan pagi, joging, atau aktivitas lainnya yang berfokus di area kaki. selama
    30-60 menit per hari berpotensi memiliki kebiasaan tidur yang lebih
    baik, tingkat kelelahan yang berkurang, serta gejala RLS yang berkurang.
  • Konsumsi suplemen
    sesuai anjuran dokter, terutama bila Anda memiliki defisiensi atau
    kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin C atau E. Ini karena RLS
    dikaitkan dengan rendahnya kadar kelompok vitamin tersebut. Jika RLS
    disebabkan oleh anemia defisiensi besi, dokter akan memberikan suplemen
    zat besi.

 Klik di sini  untuk pemesanan obat alami kaki gelisah

 

 

Mengobati bibir kering dan mengelupas dengan obat alami

Pernahkah anda mengalami bibir pecah-pecah?apalagi pada musim kemarau yang terik oleh sinar matahari membuat kelembaban kulit sekitar bibir berkurang kelembabannya.

Kulit seputar bibir memang agak unik karena tidak mengandung kadar minyak.Jika anda mengalami hal demikian ,maka segeralah lakukan perawatan sebelum muncul masalah serius seperti infeksi atau peradangan,berikut kami sajikan penyebab dan tips pengobatanya.

 

Bibir pecah-pecah membuat

Penampilan jadi tak sempurna

dan kurang percaya diri,

maka segera lakukan perawatan!

Penyebab

Tips Pengobatan

·
matahari saat musim
kemarau atau rendahnya kelembapan udara bisa menjadikan bibir kering

·
cheilitis / peradangan
pada permukaan bibir yang ditandai dengan sudut bibir pecah-pecah.

 

 

 

 

 

 

 

 

(sumber dari situs kesehatan
terpercaya di Indonesia siapa lagi kalau bukan alodokter)

  • Minum cukup air putih
  • Batasi paparasn sinar matahari
  • Gunakan pelembap bibir / lip balm yang mengandung SPF
  • Hindari menjilat bibir
  • Hindari mencabut kulit bibir yang mengelupas
  • Bernapas melalui hidung bukan mulut
  • Hindari produk kosmetik bibir yang mengandung wewangian dan paraben
  • Kurangi makanan asam dan pedas
  • Memijat bibir
  • Menghilangkan sel kulit mati dengan scrub bibir atau campuran gula dan minyak zaitun
  • Hindari kafein, merokok, dan alkohol
  • Oleskan jus lemon atau madu sebelum tidur

 

Klik disini untuk pemesanan obat alami bibir pecah-pecah

 

Cara mengobati cegukan yang tak bisa berhenti

Cegukan merupakan hal yang biasa sering terjadi,

cegukan terjadi sebagai akibat membran otot diafragma yang memisahkan rongga dada dan rongga perut mengalami kontraksi,sehingga menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba sehingga menimbulkan suara cegukan yang khas.

Kalau  cegukan berlangsung lama bahkan lebih dari 2 hari (48 jam), maka dikhawatirkan anda sesuatu gangguan pada tubuh anda sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lanjut oleh dokter.Berikut ada beberapa tips pengobatan untuk mengatasi cegukan.

 

Lakukan pengobatan berikut supaya anda bebas dari cegukan
terus-menerusyang merepotkan

Penyebab

Tips Pengobatan

  • Gangguan metabolisme,
    seperti hipoglikemia, hiperglikemia, dan diabetes.
  • Gangguan saraf vagus,
    misalnya akibat meningitis, faringitis, dan penyakit gondok.
  • Gangguan sistem
    saraf, seperti cedera berat pada otak, radang jaringan otak atau ensefalitis, tumor, dan stroke.
  • Gangguan pernapasan, seperti penyakit pleuritis, pneumonia, dan asma.
  • Reaksi psikologi, seperti stres, gembira, sedih, takut, atau syok.
  • Gangguan pencernaan,
    seperti obstruksi usus, radang usus, dan penyakit refluks gastroesofagus
    (GERD).

·
Cegukan yang berlangsung lama juga bisa
disebabkan oleh konsumsi obat-obatan.

  • Obat-obatan kemoterapi untuk penanganan kanker.
  • Obat golongan opioid atau pereda nyeri, seperti metadon dan morfin.
  • Benzodiazepine atau obat penenang untuk mengatasi kecemasan.
  • Anastesi atau obat bius praoperasi.
  • Methyldopa,yaitu obat untuk hipertensi.
  • Barbiturate, yaitu obat pencegah kejang.

·
Kortikosteroid,yaitu obat untuk mengatasi
pembengkakan dan radang.

o
 

(sumber dari alodokter media kesehatan online
terpercaya)

 

  • Lakukan posisi telungkup untuk menekan dada Anda ke lantai.
  • Berbaring atau duduk sambil
    menarik kedua lutut hingga menyentuh dada.
  • Bernapas di dalam kantung yang terbuat dari kertas.
  • Mengecap cuka.
  • Menelan gula pasir.
  • Menggigit lemon.
  • Menahan napas dalam waktu yang relatif singkat.
  • Minum air dingin secara perlahan-lahan.
  • Periksakan cegukan yang Anda alami jika tidak membaik dalam waktu 48 jam.

 

KLIK di sini untuk pemesanan obat alami penyebab cegukan

 

Cara menghentikan sendawa yang terus-menerus

Sendawa adalah salah satu cara tubuh mengeluarkan gas secara alami. Kondisi ini umumnya adalah hal yang baik karena jika tidak dikeluarkan, maka gas dalam perut dapat menyebabkan perut kembung yang kadang disertai dengan sakit perut.

Namun Bagaimana jika terus menerus sendawa,,tentu akan sangat mengganggu aktifitas, Jika hal ini terjadi kemungkinan ada sesuatu gangguan penyakit yang menyertainya.Untuk itu maka lakukanlah segera pemeriksaan guna mendapatkan pengobatan yang tepat.

 

Hati-hati jika terus-menerus
bersendawa
karena bisa jadi ini adalah gejala suatu penyakitatau efek
samping obat-obatan tertentu
.

Penyebab Penyakit

Tips Pengobatan

  • Beberapa kelompok makanan dan minuman dapat menimbulkan sendawa terus menerus, antara lain brokoli, kacang-kacangan,
    pisang, biji-bijian utuh, kismis, dan minuman berkarbonasi. Minuman
    keras, makanan kaya akan gula, tepung, dan serat juga dapat menyebabkan
    sering sendawa.
  • Beberapa jenis obat bisa menyebabkan sendawa atau gangguan yang menyebabkan sendawa, antara lain aspirin, ibuprofen, pereda nyeri (naproxen), obat pencahar seperti sorbitol dan laktulosa,
    acarbose untuk menangani diabetes tipe 2.
  • Beberapa orang banyak menelan udara saat mereka sedang cemas.
  • Obesitasdan berpakaian ketat dapat meningkatkan risiko sering sendawa.
  • Sebagian pengidap penyakit tertentu merasa lebih banyak bersendawa akibat perut yang tidak nyaman, seperti:
    • Penyakit reflux asam lambung atau gastroesophageal reflux disease
      (GERD). Kondisi ini diakibatkan oleh asam lambung yang naik ke
      kerongkongan.
    • Tukak lambung: luka pada perut, kerongkongan, dan usus halus bagian atas.
    • Intoleransi laktosa: ketidakmampuan perut mencerna laktosa dalam susu.
    • Gangguan penyerapan sorbitol atau
      karbohidrat fruktosa.
    • Penyakit Celiac: intoleransi gluten yang banyak terdapat makanan bertepung, seperti roti.
    • Sindrom dumping: gangguan yang
      menyebabkan perut kosong lebih dulu sebelum isinya tercerna dengan
      baik.
    • Gangguan pada pankreas (pancreatic insufficiency): ketidakmampuan pankreas untuk menjalankan perannya melepaskan enzim untuk proses pencernaan.
    • Gastritis atau peradangan pada dinding perut.
    • Infeksi Helicobacter pylori pada lambung.

 (sumber alodokter situs kesehatan terpercaya)

  • Hindari makan dan minum terburu-buru.
  • Merokok menyebabkan Anda
    menghirup udara. Minimalkan atau hindari merokok.
  • Batasi konsumsi permen dan permen karet.
  • Hindari konsumsi bir dan minuman berkarbonasi yang mengandung gas karbondioksida.
  • Jika menggunakan gigi palsu, coba periksakan agar pemasangannya tepat sehingga Anda tidak menelan
    udara yang tidak perlu.
  • Jika Anda adalah pengidap nyeri ulu hati ringan, cobalah untuk mengonsumsi obat yang dijual bebas, seperti antasida, atau mengonsultasikannya ke dokter jika Anda mengalami gejala yang cukup berat.
  • Konsumsi suplemen atau minuman probiotik untuk membantu pencernaan.
  • Hindari makan dalam porsi besar. Juga hindari makan tepat sebelum waktu tidur.
  • Hindari mengonsumsi makanan berlemak, makanan yang mengandung asam seperti jus buah, kopi, tomat, dan bawang bombay, dan makanan pedas seperti merica dan cabai.
  • Daripada direbus, lebih baik sayuran dimasak dengan cara dikukus.
  • Hindari perubahan suhu lambung yang tiba-tiba. Misalnya meminum minuman panas kemudian minuman dingin.
  • Kenakan pakaian longgar. Pakaian ketat, terutama di sekitar pinggang karena berisiko menyebabkan
    sendawa dan perut yang tidak nyaman.

 

Klik disini untuk obat alami penyebab gangguan sendawa !

Cara membersihkan lidah putih secara baik dan benar

Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah dikenal sebagai indera pengecap yang banyak memiliki struktur tunas pengecap. Lidah juga turut membantu dalam tindakan bicara.Juga membantu membolak balik makanan dalam mulut.

 Fungsi lidah juga mencakup membantu menjauhkan tubuh dari penyakit. Pada bagian belakang lidah terdapat amandel (lingual tonsil), yaitu jaringan kecil berisi sel-sel yang membantu menyaring kuman berbahaya penyebab infeksi tubuh.

Bahkan ketika kita sedang tidur, lidah juga tak hentinya memberikan manfaat bagi kita. Yaitu mendorong air liur ke dalam tenggorokan untuk ditelan. Ini dilakukan untuk mencegah air liur membanjiri bantal.

Karena begitu pentingnya fugsi dari lidah , maka rawatlah lidah kita,dan jika terjadi perubahan warna lidah dari warna pink kemerahan menjadi putih segera lakukanlah pemeriksaan secara tepat.

 

 

Waspadalah !! Adanya bintik putih, kemerahan dan bengkak
pada lidah
dapat
menjadi pertanda adanya suatu gangguan pada lidah

Penyebab penyakit

Tips Pengobatan

  • Leukoplakia, bintik putih akibat penumpukan protein yang disebabkan merokok, alkohol
  • Kandidiasis, yang diakibatkan infeksi jamur
  • Oral lichen planus, dimana terdapat garis putih berenda sepanjang lidah
    akibat gangguan sistem kekebalan tubuh
  • Lidah hitam dan berbulu akibat penumpukan bakteri, efek samping obat, efek kemoterapi
  • Glosis atrofi akibat kekurangan asam folat, yang menimbulkan bercak merah dilidah
  • Kanker lidah

(sumber terpercaya dari situs kesehatan terbesar alodokter)

 

  1. Menjaga kebersihan rongga mulut
  2. Sikat gigi sebelum tidur untuk mencegah tumpukan makanan yang dapat menjadi
    fokus infeksi
  3. Tidak merokok dan konsumsi alkohol
  4. Banyak minum air putih

 Klik disini untuk pemesanan obat alami bintil putih pada lidah

 

 

Cara mengobati sariawan pada bayi dengan obat alami yang sangat aman

Pasti semua orang tua tak akan tega dan ingin sesegera mungkin mengobatinya.
Jika Hal tersebut terjadi pada anda saya harap anda jangan panik,sebagai pertolongan pertama bisa anda lakukan tips berikut ini :
 

Kasihanilah bayi anda.. Segera lakukan pengobatan,Sebelum sariawan tambah parah dan berbahaya

Penyebab sariawan

Tips Pengobatan

  • Trauma pada mulut. Trauma bisa terjadi akibat
    si kecil tidak sengaja mengigit lidahatau bagian dalam bibirnya. Gigitan itu
    kemudian bisa berubah menjadi sariawan.
  • Alergi makanan.
  • Terlalu banyak mengonsumsi buah-buah yang
    asam seperti jeruk dan  tomat.
  • Kekurangan vitamin tertentu seperti asam
    folat, zinc, dan B12.
  • Terinfeksi virus.
  • Keturunan.

(sumber terpercaya dari situs
online kesehatan paling top di Indonesia alodokter)

 

  • Kompres sariawan dengan es batu. Rasa dingin bisa membuat sariawan menjadi
    mati rasa.
  • Memberikan makanan bertekstur
    lembut dan bersuhu dingin juga bisa Anda coba.
  • Bikin larutan yang terdiri
    dari air, garam dan soda kue. Setelah larutan jadi, celupkan kapas pada
    larutan itu lalu tempelkan ke sariawan dengan lembut. Lakukan hal ini 3
    – 4 kali sehari.

 

 Klik di sini untuk pemesanan obat sariawan alami pada bayi …..Terbukti Aman !

 

Bagaimana Cara Mengobati Rasa Mengganjal Di Tenggorokan

Pernahkah anda merasakan sesuatu mengganjal pada tenggorokan? sehingga membuat tidak nyaman ketika makan.
Perasaan mengganjal di tenggorokan bisa terjadi akibat ada benda kecil yang tersangkut misal cucuk/tulang ikan ata akibat kondisi lainnya seperti iritasi dan peradangan pada tenggorokan dapat pula menyebabkan rasa mengganjal pada tenggorokan,berikut kami sajikan 5 penyebab yang dapat menimbulkan rasa mengganjal di tenggorokan :

 

Jangan biarkan

Rasa mengganjal padatenggorokan

Segera Obati
Sebelum terlambat!

Penyebab

Tips Pengobatan

  1. ·Radang tenggorokan (faringitis)
  2. ·Radang amandel (tonsilitis)
  3. ·Iritasi tenggorokan akibat menelan makanan/minuman yang terlalu panas/tajam
  4. ·Penyakit asam lambung (aliran balik asam lambung ke tenggorokan sehingga mengiritasi tenggorokan)
  5. Esofagitis (peradangan esofagus, yaitu saluran yang menghubungkan lambung dengan mulut)

 

(sumber : alodokter situs kesehatan terpercayadan terbesar di Indonesia)

  • Banyak minum air putih untuk
    membilas tenggorokan dan menjaganya tetap lembab
  • Hindari konsumsi makanan yang
    digoreng, terlalu pedas, asam, berlemak, terlalu panas/dingin
  • Berkumur dengan air garam
    hangat dapat membantu meredakan rasa nyeri di tenggorokan
  • Cukup istirahat dan
    mengonsumsi makan bergizi agar daya tahan tubuh terjaga

 

Klik Di sini cara Pemesanan Obat alami radang tenggorokan !

 

Cara Menghilangkan Bau Mulut secara cepat dan Benar

Cara Menghilangkan Bau Mulut secara cepat dan Benar >> Apakah yang akan anda lakukan jika bertemu dengan seseorang baik itu wanita cantik atau laki-laki tampan…tapi pas berbicara tercium bau busuk dari mulutnya ? Maka dapat dipastikan akan hilang daya tarik kecantikan dan ketampanannya

Ada beberapa penyebab bau mulut,berikut kami sajikan beserta tip pengobatannya

Jangan Biarkan bau mulut membuat anda dijauhi teman

Segeralah lakukan pengobatan yang tepat

Penyebab Penyakit

Tips Pengobatan

  • masalah kesehatan gigi, gusi dan makanan yang berbau menyengat
  • merokok, kurangnya kebersihan mulut, makanan atau
  • minuman tertentu, dan diet yang berlebihan sehingga kekurangan karbohidrat.
  • Xerostomia
    (mulut kering karena gangguan produksi air liur akibat bakteri menumpuk di rongga mulut)
  • Gangguan saluran pencernaan seperti infeksi oleh bakteri H.pylori dan penyakit refluk gastro-esofageal.
  • Sinusitis yang menghasilkan post nasal drip (aliran cairan kental dari
    rongga sinus ke tenggorokan)
  • Diabetes.
  • Gangguan hati.
  • Infeksi saluran pernapasan seperti bronkitis kronis.

(sumber alodokter)

Situs kesehatan top Indonesia

  • Sikat gigi sehari dua kali.
  • Lepas dan bersihkan gigi palsu jika Anda menggunakannya. Sehingga tidak ada
    bakteri membandel menempel di gigi palsu.
  • Ganti sikat gigi setidaknya dua bulan sekali.
  • Bersihkan bagianlidahdan minum segelas air setelah bangun tidur untuk menghilangkan bau mulut.
  • Cek kesehatan gigi setidaknya 6 bulan sekali.
  • Berhenti merokok dan hindari konsumsi kopi yang berlebih.
  • Kunyah permen karet rendah gula.
  • Kurangi atau bahkan hindari sama sekali konsumsi alkohol.
  • Minum cukup air putih sehingga bakteri dan kotoran lain dalam mulut dapat
    dengan cepat dibersihkan.

 

Klik Di Sini Untuk Pemesanan Obat bau mulut alami